tadi pagi aku bangun dari tidur pulas ku..ga pagi se,wong jam 10 siang..waks..ga kuliah deh..secara malemnya abis nonton hemat alias nomat di BLITZ megaplex parisj van java bareng anak2 lab CnC. Nonton ghost rider..trus ke kafe madtari..jam dua malam pas aku nyampe kosan abis nganterin ayu ke kosannya..smpe kamar ga bisa tidur..ngenet deh mpe jam stgh lima baru ngantuk..bangun-bangun, liat macbook, lgsg browsing ke situs wajib makanan pagi hari,situs berita..kali ini si detik.com..tarraaa!!!berita pesawat garuda terbakar dan meledak di bandara adi sucipto jogjakarta memenuhi layar…Astaghfirullah, blm cukup kah kecelakaan pesawat memayungi dunia pnerbangan indonesia??aku baca satu- satu…ada beberapa orang yang cukup dikenal luas berada di pesawat itu..ada din syamsudin, ada mantan rektor UGM, ada direktur departemen PU..info pertama 49 orang meninggal..din syamsudin ada diantara orang2 yang selamat, sempat melarikan diri sebelum pesawat meledak dan terbakar habis.mantan rektor UGM dan direktur PU blm ada kabarnya(belakangan si profesor dapat di identifikasi diantara mayat2 yang hangus terbakar dalam proses otopsi..)dan tentu saja manusia-manusia sodara kita lainnya..kemudian ada berita lion air(lagi) mendarat darurat di juanda..garuda yang harus kembali ke bangkok..dalam satu hari..ada apa ini, pikir saya..cukup untuk membangkitkan ingatan saya dengan peristiwa adham eh adam air awal januari lalu.pesawat itu hilang sampai sekarang..lalu muncul “angka” korban resmi dari garuda. dipastikan 22 orang meninggal dunia dalam peristiwa ini, 21 penumpang dan 1 purser garuda. aku jadi berpikir, itu angka 49 awalnya dari mana?aku jadi bertanya2 apa orang indonesia ini sukanya ngomong dulu baru fakta kemudian?di kejadian adam air juga seperti itu . begitu pesawat jatuh langsung ada yang ngomong jatuh di hutan ini korban segitu yang selamat sekian.mak jang..dukun aja blm tau eh dah langsung komentar(belakangan dukun2 pun turut campur tangan,bahkan ada yang mendeskripsikan pesawat jatuh di daerah yang bagaikan segitiga bermuda bagi saya)..tau-taunya sampe sekarang satu orang pun tidak ada yang muncul dari dalam lautan..(semoga mereka berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan yang maha Esa..) kok bisa gitu..pikirkan donk perasaan keluarga korban gimana.harapan dah dilambung2kan tinggi bahwa keluarganya selamat, eh, malah gitu..di garuda ini juga terjadi lagi..diberitakan si mantan rektor UGM selamat dan dirawat di salah satu rumah sakit di jogja, eh tau2nya salah satu mayat terbukti secara klinis hasil otopsi adalah sang professor..ini gimana sih..(saya ga tau berita di TV secara saya ga ada TV di kamar kosan,taunya di detik.com)..gmana perasaan keluarga korban, yang sudah lega kerabatnya selamat malah dijatuhin lagi dengan kabar buruk..sampe2 katanya dah ada kerabat korban yang datang ke rumahnya bawa parsel kirain selamat..ternyata malah tahlilan..ditambah pernyataan sang presiden Indonesiah yg akrab disapa S-B-Y menduga ada sabotase…Big Frown..tau sih angka2 pertama itu biasanya hanya perkiraan..dan entah kenapa perkiraan org indonesia tercinta ini kq mulai sering meleset ya?jauh bgt pula’…yah aku hanya bisa memanjatkan do’a untuk korban-korban bencana dari pesawat jatuh, gempa, tanah longsor dan sebagainya, semoga para korban tewas diterima di sisi Nya,di ampuni dosa2nya, dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah atas cobaan ini..semoga bangsa Indonesia dapat introspeksi diri dengan adanya bencana2 ini dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya..AMiEN…

« »