Saat ini, transaksi atau belanja secara online sedang menjamur di Indonesia. Istilahnya anak mudanya, nge-trend. Banyak sekali toko-toko yang dikelola secara online yang bisa kita temukan di jagat internet sekarang ini. Banyak bermunculan penjual-penjual yang ingin berjualan melalui media internet, baik yang berbasis situs sendiri, maupun melalui bursa-bursa yang terdapat di pelbagai forum internet.. Berbagai alasan dan motivasi mendasari munculnya seller-seller di internet, contohnya dapat dibaca di salah satu entry blog Adham Somantrie, yang mengutip tulisan dari pikiran rakyat. 

  Masalah yang muncul, tidak semua seller yang ada di internet berniat baik dalam menjalankan bisnis secara online tersebut. Kita sebagai konsumen harus sangat hati-hati dalam bertransaksi, karena di internet bahkan kalau binatang punya kepintaran untuk bikin bisnis internet,  dia pun bisa menyamar jadi manusia Razz. Sudah banyak konsumen yang tertipu mentah-mentah hanya karena tergiur harga yang sangat murah untuk barang yang sangat bagus. contohnya nih, di suatu website (yang saat ini sudah ditutup. rekening nya juga di block sama pihak bank karena banyak yang lapor), menjual handphone Nokia N95 seharga Rp2.600.000,00 saja! Dan anehnya banyak konsumen yang tertarik dan akhirnya bertransaksi dengan penjual tersebut kemudian gigit-gigit kuku sampai habis jarinya digigit-gigit barangnya tidak pernah sampai ke tangan.  Ada lagi cerita seorang teman yang buru-buru langsung membeli barang dengan harga “resmi” karena barang tersebut langka dan jumlahnya hanya sedikit, kemudian tertipu karena ternyata penjualnya tidak verified alias tidak jelas siapa orangnya. 

 Hal ini jelas saja merugikan konsumen-konsumen yang berhubungan langsung alias tertipu oleh penjual tersebut, sekaligus merugikan seller-seller jujur yang kehilangan konsumen karena calon konsumen takut dan tidak lagi percaya terhadap seller-seller toko online. Selain itu calon-calon konsumen yang takut dan tidak percaya itu juga mengalami kerugian karena akses terhadap barang-barang bagus dan langka yang dijual oleh seller-seller jujur yang seharusnya bisa mereka dapatkan. 

Sebenarnya dalam hal ini, konsumen harus pintar dalam bertransaksi, dengan mengikuti berbagai tips seperti berikut ini :

1.Verifikasi identitas seller.
Seller yang baik pasti akan menyertakan segala informasi pribadi yang diperlukan dalam bertransaksi, seperti alamat lengkap si penjual, nomor telepon, ktp, dan lain-lain. Pastikan bahwa alamat tersebut valid, dan apabila mewakili nama perusahaan tertentu, pastikan kembali apakah perusahaan tersebut benar-benar ada. 

2. Verifikasi segala hal tentang barang yang akan dibeli.
Pastikan bahwa barang tersebut sesuai dengan bayangan anda, seperti ukurannya (foto di internet bisa menipu. Contoh, terlihat besar padahal kecil), warna, kondisi barang (tidak semua barang yang dijual baru, banyak pula bursa barang-barang bekas di internet), kegunaan barang, hal-hal unik, garansi(Penting sekali, khususnya garansi uang kembali karena tidak sesuai dengan bayangan pembeli atau tidak sesuai dengan deskripsi penjual. Pastikan dulu perjanjian yang bisa disepakati. Penjual yang baik dengan barang yang bagus pasti mau memberikan garansi terhadap barangnya.), dan hal-hal lain yang diperlukan. Seller yang baik pasti akan menjawab dengan ramah segala pertanyaan yang muncul dari konsumen dengan cepat dan tanggap, baik itu melalui messenger, seperti Yahoo messenger, google, MSN, dan lain-lain, dan juga melalui SMS dan telepon. Jika di SMS tidak membalas, DAN (tidak atau, soalnya seller juga manusia , bisa habis pulsa juga Razz) telepon malah di reject, jawaban tidak ramah, lupakan seller tersebut. 

3. Cari dan baca testimonial dari pembeli sebelum anda, baik mengenai seller, maupun mengenai barang yang dijual.
Seller yang memiliki reputasi baik tentu saja lebih direkomendasikan. Pembeli yang puas dengan kinerja seller biasanya akan meninggalkan testimonial yang baik pula. Dan dengan banyaknya testimonial tentang seller dan barang yang dijual, besar kemungkinan hal memuaskan yang sama akan terjadi pula pada anda jika anda bertransaksi dengannya. TAPI, ada tapinya nih, kalau niat, dan hal ini juga cukup penting, verifikasi pula identitas pembeli yang memberi testimonial, karena ada juga seller penipu yang kadang membuat ghost buyer, kemudian user tersebut memberi testimonial palsu. WASPADALAH WASPADALAH.

 4. Hati-hati dengan harga super miring.
contoh kasus seperti nokia N95 diatas. Jangan ngiler duluan ngeliat harga murah. Kembali lakukan langkah2 diatas 

5. Jika Seller berada satu kota dengan anda, Usahakan melakukan CoD(cash on delivery) atau CnC (Cash n Carry).
Udah tau donk maksud CoD n CnC apaan. Smile . Jika lain kota, usahakan cari teman anda yang berada di kota di mana seller berada, untuk membantu anda bertransaksi dengannya. Jika anda tidak memiliki teman yang satu kota dengan penjual, paling tidak cari tahu apakah beliau memberi opsi untuk melakukan CoD ataupun CnC untuk buyer yang satu kota. Jika ditawarkan CoD or CnC tidak mau, tinggalkan segera seller tersebut. 

6. Selalu simpan bukti transaksi seperti bukti transfer, dan email dengan seller.
 Untuk antisipasi hal-hal yang dibutuhkan kelak. dengan memiliki bukti transaksi, posisi anda akan lebih kuat secara hukum, apabila RUU transaksi elektronik selesai dan diterapkan di Indonesia. Selain itu, saat bertransaksi, perhatikan pula sikap dari si penjual, apakah dia memaksa-maksa untuk segera transfer dana atau tidak. Jika iya, batalkan segera transaksi anda. Anda adalah konsumen. Anda berhak jadi raja. Tapi juga sebagai konsumen yang sudah memesan barang jangan sampai mengulur-ngulur waktu dengan tidak transfer-transfer. Kasian duonks sellernya nunggu-nunggu. 

7. Buat review tentang seller.

jika anda puas dengan pelayanan dan barang seorang seller, jangan ragu-ragu dan tunggu-tunggu untuk memberikan rekomendasi dan testimonial untuk si seller. Dengan ini, tentu saja anda membantu user yang lain untuk mendapatkan seller yang baik juga sekaligus membantu seller dalam berdagang, hehehe..(hidup seller! Grin). Selain itu, jika anda kecewa dengan pelayanan seorang seller, jangan ragu2 pula dalam memberi review buruk. Apalagi jika anda ditipu, jika beruntung anda akan dibantu oleh komunitas di internet untuk menyelesaikan masalah anda. 

Saat ini, ada beberapa komunitas pembeli dan penjual yang berusaha mengurangi kejahatan transaksi online yang terjadi, dengan berusaha membuat rekomendasi untuk penjual yang baik, dan blacklist orang-orang yang sudah melakukan penipuan. Selain itu kontrol dari moderator forum-forum bursa juga sudah semakin baik. Sehingga semakin mempersempit ruang gerak para penipu mengatasnamakan seller.
Contoh nya adalah

So, jangan ragu-ragu tapi hati-hati dalam transaksi online. Happy Shopping! Smile 

« »